Mahasiswa Melawan, Tikus Kantor Meradang

Mahasiswa Bergerak

Jakarta, 24 September 2019.
Pukul 17.35

Aksi Nasional Mahasiswa Indonesia masih berlanjut. Orasi-orasi saling bersahutan, massa aksi bertambah menjadi ribuan mahasiswa yang hadir membawa keresahan yang sama tercatat ada 6000 mahasiswa UNJ yang hadir pada aksi kali ini . Beberapa Presiden Mahasiswa masuk ke dalam gedung rakyat tersebut. Namun pada pukul 17.00, Ketua DPR RI yang janji akan menemui mahasiswa menghilang dengan alasan adanya tembakan gas air mata.

Aksi dinodai tindakan refresif aparat yang membabi buta, salah satunya menggunakan tongkat untuk memukul mundur massa aksi. Ada 3 titik dimana aparat memaksa mundur massa aksi dengan gas air mata. Mahasiswa berjatuhan, terkena perihnya gas air mata, pingsan sampai bocor di kepala akibat ulah represif aparat. Kepulan asap hitam berpadu dengan gas air mata bergabung menjadi suasana yang sama sekali membuat sesak nafas.

Mahasiswa kecewa tuntunannya tidak didengarkan, aspirasinya di bungkam dengan cara tidak lazim. Para wakilan rakyat seakan lupa diri, roda akan terus berputar. Perjuangan tidak hanya sampai di sini, ketika rakyat berteriak, mahasiswa selalu siap membawa semangat dan idealismenya. Karena negara ini butuh perubahan, jangan sampai menjadi Negara Koloni Republik Investor.

Tuntaskan Reformasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: